
INDRAMAYU, RubrikJabar.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu memfinalisasi draf kesepakatan strategis bersama Universitas Bhakti Husada Indonesia di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Indramayu pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Pemerintah daerah mengambil langkah monumental ini untuk mempercepat peningkatan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta penguatan sektor kesehatan daerah melalui skema kemitraan resmi.
Forum rapat ini memproyeksikan skema kerja sama Pemkab Indramayu dan UBHI sebagai katalis utama pembangunan SDM unggul.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Indramayu, Ade Suharyati, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor ini sangat penting demi memajukan pelayanan publik. Namun, ia juga memberikan catatan khusus terkait legalitas hukum pada setiap dokumen kemitraan. Menurutnya, kepastian hukum menjadi syarat mutlak agar program tidak berhenti di tengah jalan.
Oleh karena itu, setiap program penunjang dalam agenda kerja sama Pemkab Indramayu dan UBHI wajib memiliki landasan administrasi yang transparan. Pejabat daerah mengambil langkah ini untuk melindungi semua pihak sekaligus menjamin keberlanjutan program.
“Setiap program kerja sama perlu memiliki landasan administrasi melalui dokumen resmi,” ujar Ade saat membuka rapat koordinasi tersebut secara resmi. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga tata kelola administrasi yang bersih.
Selanjutnya, Ade menjelaskan bahwa Tim Koordinasi kerja sama Daerah memfasilitasi seluruh proses penyusunan dokumen kerja sama.
Di sisi lain, masing-masing instansi memegang tanggung jawab penuh terkait substansi teknis, pelaksanaan program, hingga evaluasi lapangan. Pembagian peran yang jelas ini menjamin koordinasi antarlembaga berjalan optimal.
Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi di Kawasan Ciayumajakuning
Rektor UBHI, Dr. H. Abdal Rohim, menyambut baik langkah progresif pemerintah daerah. Ia menilai kemitraan ini menjadi momentum emas untuk memperkuat Tridharma Perguruan Tinggi secara nyata.
Selain itu, ia meyakini kolaborasi ini bakal membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan di kawasan Ciayumajakuning.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu atas respons terhadap rencana ini,” kata Abdal Rohim penuh optimisme. Ia melihat keseriusan Pemkab Indramayu sebagai angin segar bagi dunia pendidikan tinggi.
Kemudian, ia menambahkan bahwa sinergi harmonis di lapangan menentukan efektivitas kerja sama Pemkab Indramayu dan UBHI. Pihaknya berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh rangkaian program agar mencapai target.
“Semoga kolaborasi yang dibangun dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sebelumnya, sekaligus meningkatkan akses, mutu, dan relevansi Tridharma perguruan tinggi,” ujarnya menegaskan. Ia optimistis sinergi ini melahirkan inovasi baru yang bermanfaat luas.
Abdal Rohim juga menekankan bahwa kemitraan ini tidak boleh berhenti sebagai seremonial belaka. Sebab, masyarakat membutuhkan aksi nyata yang langsung menyentuh persoalan pokok di lapangan.
Oleh sebab itu, para pihak harus segera menurunkan kerja sama Pemkab Indramayu dan UBHI ke dalam program kerja teknis. UBHI berjanji mengerahkan akademisi terbaik untuk mengawal agenda strategis ini.
“Kami berharap nota kesepakatan ini tidak hanya menjadi dokumen, tetapi dapat diwujudkan melalui program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucapnya menambahkan. Pernyataan tersebut mencerminkan fokus utama perguruan tinggi pada dampak sosial nyata.
Di samping itu, UBHI wajib menyusun laporan berkala serta evaluasi dampak pada bidang penelitian terapan. Langkah ini memastikan kerja sama Pemkab Indramayu dan UBHI memiliki indikator keberhasilan yang transparan.
Fokus Sektor Kesehatan: Sinergi Dinkes Indramayu dan FIKes UBHI
Selain menyepakati nota kesepakatan induk, rapat teknis tersebut berhasil memfinalisasi Perjanjian kerja sama yang lebih spesifik. Dokumen ini menyoroti kerja sama teknis antara Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu dan Fakultas Ilmu Kesehatan UBHI.
Para pihak memilih sektor kesehatan sebagai prioritas utama karena kebutuhan tenaga medis berkualitas terus meningkat. Melalui payung kerja sama Pemkab Indramayu dan UBHI, kedua instansi memfokuskan perhatian pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan.
Langkah konkret ini mencakup fasilitas Praktik Belajar Klinik bagi mahasiswa kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan milik Pemkab Indramayu. Selain itu, para peneliti menggenjot riset terapan bidang kesehatan untuk menyelesaikan berbagai problem penyakit lokal.
Dengan terselenggaranya rapat teknis ini, para pihak siap menandatangani dokumen kerja sama Pemkab Indramayu dan UBHI dalam waktu dekat. Publik berharap langkah ini menjadi cermin bagi daerah lain dalam membangun kolaborasi riset.
Integrasi antara dunia akademik dan birokrasi pemerintahan ini memicu efisiensi anggaran serta ketepatansasaran program. Pada akhirnya, kerja sama Pemkab Indramayu dan UBHI bermuara pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup warga Indramayu.
Sebagai penutup, iklim investasi pendidikan dan kesehatan di daerah kian menguat seiring hadirnya kepastian hukum ini. Komitmen nyata kerja sama Pemkab Indramayu dan UBHI membuktikan keberpihakan pemerintah pada pelayanan publik yang berkualitas.





